logo Kompas.id
Politik & HukumNetralitas ASN Masih Jadi Persoalan

Netralitas ASN Masih Jadi Persoalan

JAKARTA KOMPAS &mdash Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu dalam kurun waktu lebih kurang tiga pekan sejak masa kampanye pilkada serentak 2018 dimulai 15 Februari menemukan indikasi 425 dugaan keterlibatan aparatur sipil negara pejabat badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah polis

· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ALIF ICHWAN

Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin (tengah) dan Rahmat Bagja (kiri), mengadakan jumpa pers di Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (12/3). Bawaslu menjelaskan mengenai temuan dugaan sejumlah dana kampanye yang digunakan pasangan calon kepala daerah di luar rekening dana kampanye.

Tiga provinsi dengan dugaan pelibatan aparatur sipil negara (ASN) ataupun profesi lain yang dilarang undang-undang terbanyak adalah Jawa Barat (163), Nusa Tenggara Barat (85), dan Jawa Timur (57). Dalam jumpa pers paparan hasil pengawasan di Gedung Bawaslu di Jakarta, Senin (12/3), anggota Bawaslu, M Afifuddin, mengatakan, jumlah 425 temuan itu masih jauh lebih kecil daripada kondisi riil karena belum semua daerah melaporkan temuan indikasi pelanggaran netralitas ASN.

”Sudah ada klarifikasi. Sebagian besar terkena hukuman peringatan ringan dan sedang dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). Ada yang dalam klarifikasi mengaku terjebak situasi, ada yang mengaku tidak tahu, dan ada yang mengaku harus mendukung atasan,” katanya.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor:
Bagikan
Memuat data..