logo Kompas.id
Paparan TopikSejarah Konstitusi di...

Sejarah Konstitusi di Indonesia: Dari Lahirnya UUD 1945 Hingga Amendemen

Para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia sepakat untuk menyusun Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai konstitusi tertulis dengan segala arti dan fungsinya. Sebagai konstitusi, UUD 1945 mengalami perkembangan sejarah yang sangat panjang hingga akhirnya diterima sebagai landasan hukum bagi pelaksanaan ketatanegaraan di Indonesia.

Oleh
Antonius Purwanto
· 1 menit baca
Para anggota MPR memenuhi ruang sidang utama gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/8/2000), pada hari pertama Sidang Tahunan MPR 2000. Banyaknya anggota yang melakukan interupsi mewarnai sidang ini. Mereka antara lain akan melakukan amendemen UUD 1945.
KOMPAS/danu kusworo

Para anggota MPR memenuhi ruang sidang utama gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/8/2000), pada hari pertama Sidang Tahunan MPR 2000. Banyaknya anggota yang melakukan interupsi mewarnai sidang ini. Mereka antara lain akan melakukan amendemen UUD 1945.

UUD 1945 sebagai sebuah konsitusi, merupakan bagian tak terpisahkan dari jati diri Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Konstitusi juga merupakan dokumen legal yang melahirkan identitas negara, piagam kelahiran bangsa Indonesia, cita-cita Indonesia merdeka, tujuan pembentukan pemerintah NKRI, beserta dasar negara.

Perjalanan konstitusi di Indonesia dimulai sejak satu hari setelah Ir. Soekarno mendeklarasikan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengesahkan revolusi grondwet atau naskah yang kemudian dinamakan UUD 1945.

Editor:
Topan Yuniarto
Bagikan