logo Kompas.id
Opini”Debut Pertama” yang Keliru
Iklan

”Debut Pertama” yang Keliru

Media massa harus bersikap tegas untuk meluruskan penggunaan bahasa yang keliru di masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah tidak menggunakan frasa lewah seperti debut pertama.

Oleh
APOLONIUS LASE
· 3 menit baca
Frasa <i>debut pertama</i> kerap ditemukan di banyak tulisan, terutama tulisan olahraga. Frasa ini tergolong lewah.
KOMPAS/CAHYO HERYUNANTO

Frasa debut pertama kerap ditemukan di banyak tulisan, terutama tulisan olahraga. Frasa ini tergolong lewah.

Beberapa waktu lalu, saya terlibat diskusi kecil dengan seorang teman terkait bagaimana seyogianya media massa bersikap dalam berbagai kesalahan berbahasa di masyarakat, termasuk di lembaga-lembaga pemerintahan. Apakah ketika mengutip sumber yang nyatanya salah harus ditulis apa adanya meskipun hal itu nyata-nyata keliru?

Sekadar contoh saja, setiap peringatan hari kemerdekaan, di berbagai naskah, pamflet, flyer, dan spanduk, selalu saja ditulis HUT RI Ke-78. Padahal, semestinya ditulis HUT Ke-78 RI. Ini sudah seperti penyakit menahun dan akut yang selalu saja berulang.

Editor:
ALBERTUS SUBUR TJAHJONO
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000