logo Kompas.id
OpiniNasionalisme atau Patriotisme?
Iklan

Nasionalisme atau Patriotisme?

Berbeda dengan di Eropa, istilah ”nasionalisme” dan ”patriotisme” di Indonesia berkonotasi positif. Keduanya merangkul keberagaman, bukan memecah belah keberagaman.

Oleh
MARTINUS ARIYA SETA
· 2 menit baca
Tugu Perbatasan Garuda Perkasa yang berada di Desa Seberang, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (15/7/2022). Monumen ini merupakan simbol untuk memperkokoh nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Tugu Perbatasan Garuda Perkasa yang berada di Desa Seberang, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (15/7/2022). Monumen ini merupakan simbol untuk memperkokoh nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Dalam konteks Indonesia, istilah nasionalisme merupakan padanan dari patriotisme. Keduanya memiliki makna dasar amor patriae (cinta tanah air). Tidak ada diferensiasi yang ketat dalam pemakaian kedua istilah itu. Secara konseptual, keduanya memiliki konotasi positif karena bersifat merangkul keberagaman.

Nasionalisme, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dimaknai sebagai ’kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu’. Adapun patriotisme adalah ’sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan dan kemakmuran tanah airnya’.

Editor:
ICHWAN SUSANTO
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000