logo Kompas.id
OpiniIndonesia Harus Menjadi ”Start...
Iklan

Indonesia Harus Menjadi ”Start up Nation”

Indonesia berpeluang menjadi ”Start up Nation” karena memiliki jumlah usaha rintisan terbanyak nomor empat di dunia.

Oleh
Redaksi
· 2 menit baca
Pertemuan antarpelaku usaha rintisan digital kelautan dan perikanan Digifish Network, di Jakarta, awal Agustus 2019. Komunitas pelaku usaha rintisan digital menjadi wadah para pelaku untuk bertukar informasi hingga kolaborasi bisnis.
BRIGITA MARIA LUKITA GRAHADYAR

Pertemuan antarpelaku usaha rintisan digital kelautan dan perikanan Digifish Network, di Jakarta, awal Agustus 2019. Komunitas pelaku usaha rintisan digital menjadi wadah para pelaku untuk bertukar informasi hingga kolaborasi bisnis.

Di tengah ancaman resesi global, Indonesia masih menarik bagi investor usaha rintisan. Daya tarik ini harus menjadikan Indonesia sebagai ”Start up Nation”.

Sesuai laporan studi e-Economy SEA 2022, Indonesia masih menjadi negara yang menarik untuk berinvestasi ke usaha rintisan bidang teknologi atau start up walaupun kini terdapat hambatan ketidakpastian makroekonomi. Indonesia masih menarik 25 persen dari total pendanaan swasta di kawasan Asia Tenggara.

Editor:
ANDREAS MARYOTO
Bagikan