logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊPresiden Kecewa, Lalu Apa
Iklan

Presiden Kecewa, Lalu Apa

Publik menantikan reformasi hukum yang akan dilakukan pemerintah. Reformasi hukum tergantung elite politik, eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Reformasi hukum seperti apa masih dinanti.

Oleh
Redaksi
Β· 1 menit baca
Hakim Agung Sudrajad Dimyati mengenakan rompi oranye dan digiring menuju mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (23/9/2022).
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Hakim Agung Sudrajad Dimyati mengenakan rompi oranye dan digiring menuju mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Presiden Joko Widodo kecewa karena pemberantasan korupsi kerap gembos di lembaga yudikatif, kekuasaan yang dibentengi independensi.

Kekecewaan Presiden diungkapkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD (Kompas, 27/9/2022). Litani kekecewaan rakyat terhadap korupsi banyak diutarakan. Kini, Presiden pun ikut kecewa.

Editor:
ANTONIUS TOMY TRINUGROHO
Bagikan