logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊPesan Kesetaraan dari...

Pesan Kesetaraan dari Surakarta

Dalam waktu singkat, Surakarta mampu menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022. Keberhasilan ajang ini dan perjuangan para atlet menggemakan pesan kesetaraan ke seluruh Indonesia.

Oleh
Redaksi
Β· 1 menit baca
Selebrasi kemenangan atlet atletik Indonesia, Jaenal Arifin, Nanda Mei Sholihah, Susan Unggu, serta Saptoyogo Purnomo, yang mempersembahkan medali emas pada final nomor estafet campuran 4 x 100 meter klasifikasi T11-54 ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan Surakarta, Jateng, Jumat (5/8/2022).
KOMPAS/PRIYOMBODO

Selebrasi kemenangan atlet atletik Indonesia, Jaenal Arifin, Nanda Mei Sholihah, Susan Unggu, serta Saptoyogo Purnomo, yang mempersembahkan medali emas pada final nomor estafet campuran 4 x 100 meter klasifikasi T11-54 ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan Surakarta, Jateng, Jumat (5/8/2022).

Setelah berlangsung selama satu pekan, ASEAN Para Games 2022 di Surakarta ditutup oleh Presiden Joko Widodo, Sabtu (6/8/2022) ini. Perjuangan atlet disabilitas di Asia Tenggara untuk menjadi yang terbaik, yang berlangsung saat pandemi Covid-19 belum usai, berakhir dengan meninggalkan pesan yang tegas tentang inklusivitas dan kesetaraan.

Ajang olahraga, yang seharusnya berlangsung dua tahunan setelah penyelenggaraan SEA Games ini, akhirnya bisa digelar kembali setelah lima tahun absen. ASEAN Para Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi ajang terakhir yang digelar. Ajang berikutnya di Filipina tertunda, lalu batal karena pandemi, lalu Vietnam yang seharusnya menjadi tuan rumah tahun ini menyatakan tidak siap.

Editor:
JOHANES WASKITA UTAMA
Bagikan