logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊDunia dalam Cengkeraman...
Iklan

Dunia dalam Cengkeraman Citayam

Cak Nun justru mengatakan sebaliknya bahwa Indonesialah yang menjadi bagian dari desa. Cara berpikir terbalik semacam ini, walau sedikit ugal-ugalan, kini menemukan konteksnya pada keriuhan SCBD.

Oleh
PUTU FAJAR ARCANA
Β· 1 menit baca
Putu Fajar Arcana
ILHAM KHOIRI

Putu Fajar Arcana

Aktivitas remaja pinggiran, seperti Bonge, Jeje, Kurma, Ali, dan kawan-kawan, di ajang Citayam Fashion Week, mengingatkanku pada buku Indonesia Bagian dari Desa Saya. Emha Ainun Nadjib menulis sejumlah esai tahun 1970-an, ketika modernisasi diartikan secara banal di sejumlah perdesaan Indonesia. Kehadiran televisi dan sepeda motor membawa sejumlah masalah baru. Televisi, sepeda motor, termasuk juga kulkas, diperlakukan sebagai karcis masuk untuk menjadi bagian dari kerumunan gaya hidup modern.

Ketika orang-orang kota (kelas menengah) memiliki kulkas, golongan desa yang punya uang juga membeli kulkas. Ada yang lupa bahwa sebuah kulkas membutuhkan energi listrik agar mampu mengawetkan makanan. Terjadilah seperti dalam cerita, lemari es berubah menjadi lemari pakaian. Walaupun sama-sama disebut lemari, jelas keduanya berbeda fungsi.

Editor:
SARIE FEBRIANE
Bagikan