logo Kompas.id
OpiniRetorika Visual
Iklan

Retorika Visual

Jika politik dimaknai sebagai seni memengaruhi dan memenangi hati warga, tak diragukan, visualisasi politik akan menjadi perburuan habis-habisan partai dan politisi.

Oleh
Idi Subandy Ibrahim
· 1 menit baca

Idi Subandy Ibrahim
SALOMO TOBING

Idi Subandy Ibrahim

Budaya komunikasi politik suatu bangsa bisa dilihat dari bagaimana elite politik menggunakan sumber daya untuk membangun citra di benak warganya. Dalam sejarah transisi negeri ini, ”retorika visual” lewat berbagai media di ruang publik telah lama menjadi bagian dari persaingan pencitraan elite politik. Bahkan, tak jarang perang visual lebih seru daripada perdebatan argumen di ruang parlemen. Tebaran citra diri di media sosial dan papan iklan jauh lebih menawan daripada jejak kerja nyata di lapangan.

Editor:
MOHAMMAD HILMI FAIQ
Bagikan