logo Kompas.id
OpiniDag-dig-dug Menunggu Bitcoin...

Dag-dig-dug Menunggu Bitcoin Kembali Bangkit

Banyak faktor yang menyebabkan investor belum berani melangkah terlalu jauh. Mereka juga tidak begitu saja percaya dengan berita-berita soal kemungkinan pasar yang akan segera pulih.

Oleh
ANDREAS MARYOTO
· 1 menit baca
Andreas Maryoto, wartawan senior <i>Kompas.</i>
Kompas

Andreas Maryoto, wartawan senior Kompas.

Beberapa hari ini muncul sejumlah analisis dan spekulasi soal nasib mata uang Bitcoin. Pasalnya, setelah sekian lama terpuruk, Bitcoin diperkirakan telah mencapai titik terendahnya, yaitu di bawah 20.000 dollar AS, dan kemudian mulai naik. Tak ada yang bisa memastikan kelanjutannya, tetapi sejumlah kalangan mulai menghangatkan pasar mata uang kripto setelah beberapa minggu lesu dan tak bergairah.

Seorang ahli strategi kripto dengan nama samaran Dave the Wave yang melacak dengan cermat saat keruntuhan Bitcoin pada Mei 2021 sedang memeriksa keadaan Bitcoin (BTC) untuk menentukan apakah informasi makro cocok untuk memastikan pergerakan aset digital terkemuka itu. Seperti dikutip di laman The Daily Hold, sebuah media yang membahas isu ekonomi digital, menyebutkan, Dave tengah memberi tahu 117.000 pengikut akun Twitter-nya bahwa langkah korektif BTC baru-baru ini hingga di bawah 20.000 dollar AS mengingatkannya pada kebangkitan dari keterpurukan BTC pada 2018.

Editor:
SARIE FEBRIANE
Bagikan