logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊKritik dan Ruang Publik
Iklan

Kritik dan Ruang Publik

Ruang publik harus terbuka bagi beragam diskursus, kritik, dan pandangan sembari mengedepankan akal sehat, data valid, dan motif moral supaya kritik tidak menjelma menjadi penaklukan sosial berbasis kebencian.

Oleh
BONI HARGENS
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/zLMtFbStu6QVq5dSRSELSsO9Cuo=/1024x7402/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F11%2F20211103-Ilustrasi-Opini-6-Kritik-dan-Ruang-Publik_CLR_1635949645.jpg
Kompas

Didie SW

Ruang publik harus terbuka bagi beragam diskursus, kritik, dan pandangan, sembari mengedepankan akal sehat, data valid, dan motif moral supaya kritik tidak menjelma menjadi penaklukan sosial berbasis kebencian.

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (GN) tak lelah bernyanyi soal kebangkitan komunis di Indonesia kekinian. Terkait patung diorama yang tak lagi disimpan di Museum Darma Bhakti Kostrad, GN menuding antek Partai Komunis Indonesia (PKI) menyusup ke dalam tubuh militer. ”… Sudah ada penyusupan di dalam tubuh TNI”, ungkap GN.

Editor:
Sri Hartati Samhadi, yohaneskrisnawan
Bagikan