logo Kompas.id
OpiniToksisitas di Media Sosial
Iklan

Toksisitas di Media Sosial

Media sosial cenderung mencerminkan masyarakat kita. Jadi, kalau dikatakan media sosial ”beracun”, sejatinya penguna media sosial atau manusianyalah yang berperilaku racun. Media sosial hanya alat.

Oleh
ROY MARTIN SIMAMORA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/eWc8t2tLIhfi2tvKAHooOdtQDn4=/1024x575/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F10%2F20211029-OPINI-Toksisitas-di-Media-Sosial_1635509069.jpg
Kompas

Supriyanto

Saya bergabung dengan Facebook pada tahun 2009. Facebook kala itu sangat berbeda dengan sekarang. Dahulu, Facebook dibuat untuk memungkinkan jutaan orang terhubung dengan keluarga dan teman, terlepas dari jarak dan keadaan, menawarkan orang-orang untuk berpartisipasi dan merasa terlibat dalam percakapan hangat dan personal.

Facebook, yang kini berganti nama Meta, kemudian membentangkan sayap menjadi platform yang menyediakan sarana bagi komunitas pembelajaran yang kuat, meningkatkan keterampilan intelektual dan praktis untuk semua jenis bidang profesional dan yang terkait dengan pekerjaan, menawarkan peluang membangun kelompok dan komunitas untuk dukungan dan penyelesaian masalah bagi jutaan bisnis teknis dan khusus. Selain itu, menyediakan sarana bagi semua jenis orang untuk membangun bisnis online (daring) mereka.

Editor:
yovitaarika
Bagikan