logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊMuslihat dan Ketakutan Politik...
Iklan

Muslihat dan Ketakutan Politik Globalisasi

Asia Tenggara sebagai penopang dua lautan, khususnya Indonesia, harus mencari cara untuk merumuskan bagaimana AS bisa hidup berdampingan dengan China dan Rusia. Bukan hanya pada elite politiknya, tapi juga masyarakatnya,

Oleh
RENE L PATTIRADJAWANE
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/uOsSgeFwkJDUYwQGXw3XJuQkBUk=/1024x1393/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F10%2F20211008-Ilustrasi-Muslihat-dan-Ketakutan-Politik-Globalisasi_1633705235.jpg
Kompas

Didie SW

Dua puluh tahun lalu, liberalisme perdagangan dan demokrasi yang dielukan sebagai jalan utama globalisasi, menghasilkan mimpi buruk baru yang tak pernah terbayangkan setelah serangan Jepang ke Pearl Harbour, Hawai, AS, pada Desember 1941.

Serangan udara terorisme terhadap kota New York dan Washington 11 September 2001 (dikenal sebagai 9/11), membawa mimpi buruk berkelanjutan, gagalnya AS membangun kebebasan demokrasi dan kalah di Afghanistan ketika Taliban kembali menguasai negara itu.

Editor:
Sri Hartati Samhadi, yohaneskrisnawan
Bagikan