logo Kompas.id
OpiniJangan Lengah Deteksi...
Iklan

Jangan Lengah Deteksi Penyelundupan Narkoba

Penyelundupan 122 kilogram sabu di perairan Kepulauan Riau membuktikan RI tetap menjadi pasar narkoba. Kewaspadaan tak boleh kendur.

Oleh
Redaksi
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/w_5rpw7MY3H-tAfc18yd__Aw6tM=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F09%2F20210925100115_IMG_3333_1632561632.jpg
KOMPAS/NIKSON SINAGA

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Inspektur Jenderal Arman Depari meninjau kapal patroli di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (25/9/2021).

Seperti diberitakan Kompas, edisi Minggu (26/9/2021), operasi laut terpadu selama 12 hari berhasil menggagalkan penyelundupan 122 kilogram sabu di perairan Kepulauan Riau dan Sulawesi. Lebih dari 90 persen narkoba yang beredar di Indonesia diprediksi masuk dari laut.

”Narkoba yang beredar di Indonesia hampir semuanya diselundupkan dari luar negeri. Karena itu, penjagaan di pintu masuk perairan sangat penting,” kata Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Inspektur Jenderal Arman Depari, di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (25/9/2021).

Editor:
Adi Prinantyo
Bagikan