logo Kompas.id
OpiniTajuk RencanaPolitik Menghangat di Filipina

Politik Menghangat di Filipina

Presiden Filipina mendatang ditentukan rakyat negara itu. Hal paling penting, siapa pun yang terpilih harus mengutamakan keselamatan rakyat, membela negara, serta tak mencari keuntungan bagi diri dan kelompoknya.

Oleh Redaksi
· 1 menit baca
Memuat data...
DOKUMENTASI KEMLU RI

Presiden Joko Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte bertemu di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-34 ASEAN di Bangkok, Thailand, 22 Juni 2019.

Menjelang pemilihan presiden di Filipina tahun depan, politik menghangat di negara itu. Ada kubu Rodrigo Duterte. Di sisi berbeda ada Manny Pacquiao.

Filipina sangat ketat membatasi masa kekuasaan presiden. Seseorang hanya boleh dipilih satu kali sebagai presiden dengan periode berkuasa enam tahun.

Editor: A Tomy Trinugroho
Bagikan
Memuat data..