logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniTafsir Islam Progresif Ideologi Pancasila

Tafsir Islam Progresif Ideologi Pancasila

Tidak satu pun sila Pancasila yang bertentangan dengan Islam. Tetapi, sampai saat ini masih ada saja kelompok yang menolak Pancasila. Kita perlu melakukan tafsir progresif tentang Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Oleh ZULY QODIR
· 1 menit baca

Sejarawan Kuntowijoyo mengingatkan, dalam era industrialisasi dan informasi seperti saat ini, kita tidak bisa lagi menjadikan Pancasila hanya sebagai mitos. Pancasila harus menjadi ideologi. Pancasila karena itu harus rasional. Kita harus memasyarakatkan Pancasila dalam dimensi sejarah, bukan magis pada masyarakat (Kuntowijoyo, 1997).

Sangat menarik apa yang dikemukakan sejarawan ternama tersebut. Hal ini berkaitan dengan adanya semangat baru masyarakat Indonesia untuk menjadikan Pancasila sebagai ”pedoman hidup” bangsa dan negara dalam konteks kekinian. Konteks masyarakat yang sangat deras dibanjiri pelbagai macam arus ideologi dunia, seperti liberalisme, sosialisme, individualisme, dan kapitalisme global. Pertarungan ideologi yang oleh Francis Fukuyama sebagai episode the end of Ideology, ternyata semakin deraslah persoalan ideologi menguat ke permukaan.

Membudayakan Pancasila

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yovita Arika
Bagikan
Memuat data..