logo Kompas.id
OpiniEnergi Bersih Penopang Menjadi...

Energi Bersih Penopang Menjadi Negara Industri Maju

Kebijakan energi yang bersandar pada PLTU batubara harus diubah. Negara perlu menyiapkan energi listrik bersih dalam jumlah besar dan stabil agar cukup untuk menopang proses industrialisasi.

Oleh
KURTUBI
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/DmJz_R62LqkVHHg-sej3lhFjwHc=/1024x556/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F05%2Fc30a651d-177c-4d0c-8515-d3b7238eace5_jpg.jpg
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Truk pengangkut peti kemas dan sejumlah kendaraan niaga melintas di Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Rabu (5/5/2021). Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2021 masih negatif. Badan Pusat Statistik mencatat perekonomian pada tiga bulan pertama tahun ini minus 0,74 persen.

Untuk menjadi negara industri maju pada tahun 2045, tidak bisa dicapai kalau pertumbuhan ekonomi berputar-putar di sekitar 5 persen seperti yang terjadi selama puluhan tahun pasca-oil boom pada tahun 1970-1990. Kalau ekonomi Indonesia hanya tumbuh sekitar 5 persen, dapat dipastikan pada tahun 2045 Indonesia belum bisa masuk menjadi negara industri maju seperti yang diprediksi PricewaterhouseCoopers dan juga dicita-citakan Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia.

Karena itu, strategi pembangunan yang berjalan selama ini, khususnya yang terkait dengan kebijakan energi, harus disempurnakan, diubah, dan diarahkan agar proses penciptaan nilai tambah (value added) terus tumbuh dengan peningkatan yang lebih tinggi. Kegiatan ekonomi untuk mengubah bahan baku menjadi produk antara (intermediate) dan produk jadi (finish products) harus dilipatgandakan dalam wujud industrialisasi secara masif, baik industri dalam skala rumah tangga/UMKM, skala menengah, maupun skala/industri besar.

Editor:
yovitaarika
Bagikan