logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniStrategi Penanggulangan Kemiskinan

Strategi Penanggulangan Kemiskinan

Ada dua strategi utama dalam penanggulangan kemiskinan. Pertama, mengurangi beban pengeluaran kelompok miskin dan rentan. Kedua, melakukan pemberdayaan dalam rangka peningkatan produktivitas kelompok miskin dan rentan.

Oleh MA'RUF AMIN
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Warga memperbaiki atap seng huniannya di bantaran Sungai Ciliwung di Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (17/2/2021). Badan Pusat Statistik merilis jumlah penduduk miskin di Jakarta kini 4,69 persen dari total penduduknya atau 496.840 jiwa, hampir mencapai 497.000 jiwa. Dalam enam bulan pertama pandemi, ada tambahan 16.000 warga miskin di Ibu Kota. Kemiskinan bertambah antara lain karena angka pengangguran naik dan mata pencarian pekerja terdampak pandemi. 

Penanggulangan kemiskinan selalu menjadi fokus utama dalam pembangunan. Indonesia sendiri berhasil menurunkan tingkat kemiskinan dari kisaran 40 persen pertengahan 1970-an hingga 9,22 persen di 2019. Selama kurun waktu tersebut, tingkat kemiskinan sempat mengalami peningkatan terutama saat krisis 1997-1998 dan 2006-2007.

Hal sama terjadi saat pandemi Covid-19, di mana tingkat kemiskinan meningkat menjadi 9,78 persen pada Maret 2020 dan 10,19 persen pada September 2020. Tren penurunan angka kemiskinan empat dekade terakhir yang disertai peningkatan kemiskinan pada beberapa periode “krisis” menunjukkan bahwa masalah kemiskinan dan kesejahteraan sangat dinamis. Selain itu, isu kemiskinan juga bersifat multidimensi, yakni bukan semata terkait keterbatasan ekonomi, tetapi juga kurangnya akses ke pendidikan serta kesehatan, dan dimensi lain.

Editor: Yohanes Krisnawan
Bagikan
Memuat data..