logo Kompas.id
OpiniKonsep Pendidikan Dasar

Konsep Pendidikan Dasar

Pemerintahan Jokowi sebenarnya telah berbuat banyak. Membangun jalan, stadion, kebijakan satu harga BBM, dan seterusnya, yang telah merebut hati rakyat Papua. Namun, ini belum cukup mengingat kompleksitas masalah Papua.

Oleh
Djoko Madurianto Sunarto
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/BZgwgAoN57N9tOYEbUB0BL3dyPc=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F04%2Fa1d20121-fd19-4406-a584-fd6ef76fea1e_jpg.jpg
KOMPAS/RIZA FATHONI

Sejumlah siswa kelas V SDN 05 Pagi Pondok Kelapa, Jakarta Timur, mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka terbatas, Rabu (7/4/2021). Pemerintah Provinsi DKI melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 100 sekolah mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Skema yang akan diterapkan adalah pembelajaran tatap muka secara bergantian dalam ruangan maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan. Sebanyak 85 sekolah dari semua jenjang pendidikan akan mengikuti uji coba yang tersebar di enam kabupaten/kota, dengan rincian 1 sekolah di Kepulauan Seribu, 25 sekolah di Jakarta Selatan, 25 sekolah di Jakarta Timur, 10 sekolah di Jakarta Pusat, 18 sekolah di Jakarta Barat, dan 6 sekolah di Jakarta Utara.

Saya mesem-mesem membaca opini Pak Zainoel di kolom ini (Jumat, 16/4/2021) tentang konsep pendidikan dasar. Kita ternyata senasib. Saya dan istri juga bingung menghadapi anak kami, kelas VI SD swasta di Yogyakarta.

Mereka telah menyelesaikan tes pendalaman materi (TPM) pertama dan kedua. Minggu depan mulai menjalani TPM ketiga dan puncaknya pada Mei 2021, yakni asesmen standar pendidikan daerah (ASPD).

Editor:
agnesaristiarini
Bagikan