logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniKetika Terorisme Mengincar Perempuan

Ketika Terorisme Mengincar Perempuan

Perempuan dalam konteks terorisme telah ditunjuk dengan sengaja dan ditempatkan sedemikian rupa untuk menjadi aktor atau garda terdepan dalam aktivitas terorisme (”designated victim”).

Oleh LEEBARTY TASKARINA
· 1 menit baca
Memuat data...
DIDIE SW

Didie SW

Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan oleh dua peristiwa teror, yakni pengeboman Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan, yang dilakukan oleh satu pasangan suami-istri, dan upaya teror yang dilakukan oleh seorang perempuan bersenjata air gun di Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta.

Meski keterlibatan perempuan dalam aksi terorisme di Indonesia sudah terjadi sejak 2010, keterlibatan perempuan selalu memberi kejutan tersendiri. Pertanyaannya, apakah perempuan memang sungguh-sungguh berperan sebagai pelaku utama aksi teror?

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Memuat data..