logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniDua Kerinduan Ganjil

Dua Kerinduan Ganjil

Kerinduan untuk dikuasai dan kerinduan untuk ditipu kini menjadi gejala global. Namun hal itu bisa dicegah dengan kesadaran sederhana, bahwa kebebasan jauh lebih berharga daripada janji-janji surga dan kebutuhan palsu.

Oleh REZA AA WATTIMENA
· 1 menit baca

Ide tulisan ini saya peroleh, setelah bercakap-cakap dengan F. Budi Hardiman, dosen saya di STF Driyarkara dulu, di media sosial Whatsapp. Ia mengajukan tesis menarik, bahwa manusia dicengkeram oleh dua kerinduan ganjil sekarang ini. Yang pertama adalah kerinduan untuk dikuasai. Yang kedua adalah kerinduan untuk ditipu.

Orang menyerahkan dirinya untuk dijajah oleh orang lain. Tubuh dan pikirannya lalu tidak lagi menjadi miliknya. Orang juga dengan sadar ditipu oleh orang lain dengan janji-janji palsu. Harta, dan bahkan nyawanya, siap jadi persembahan.

Dua tesis ini lalu jadi bahan permenungan saya. Saya mulai melihat pola serupa di berbagai keadaan. Gejala dunia mengarah pada dua tesis ini. Salah satu yang paling jelas adalah memikatnya tawaran untuk menjadi bagian dari kelompok radikal agamis yang menyebarkan kerusakan, seperti ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Timur Tengah.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Bagikan
Memuat data..