logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniRUU BPIP dan Institusionalisasi Pancasila

RUU BPIP dan Institusionalisasi Pancasila

Institusionalisasi Pancasila penting dilakukan agar Pancasila menjadi dasar pijakan peraturan perundang-undangan, kebijakan publik dan tata kelola lembaga negara.

Oleh SYAIFUL ARIF
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wawan H Prabowo

Spanduk penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP) menghiasi pagar di tepi Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Pemerintah mengusulkan Rancangan Undang-Undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP) ke DPR sebagai respons atas penolakan terhadap RUU HIP yang diinisiasi DPR. Langkah tersebut diharapkan bisa mengakhiri polemik di tengah masyarakat terkait RUU HIP.

Rancangan Undang Undang tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021. Masuknya RUU BPIP disertai dengan keluarnya RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dari Prolegnas tersebut.

Hal ini patut disyukuri, sebab ketika pemerintahan Presiden Joko Widodo mengajukan RUU ini pada tahun lalu, beberapa kalangan menolak. Alasannya, karena RUU tersebut dinilai sama dengan RUU HIP yang kontroversial. Padahal dua RUU ini sangat berbeda.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Bagikan
Memuat data..