logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniPancasila Pasca-P-4

Pancasila Pasca-P-4

Internalisasi Pancasila demi pembentukan budaya kewargaan penting dilakukan, baik bagi penyelenggara negara maupun masyarakat. Maka, titik tekan penguatan Pancasila terdapat pada sila kerakyatan.

Oleh SYAIFUL ARIF
· 1 menit baca
Memuat data...

Para narasumber dan tamu undangan berfoto seusai seminar internasional yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila bekerja sama dengan Gerakan Pemuda Ansor di Jakarta, Rabu (28/10/2020). Seminar internasional tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda.

Presiden Joko Widodo telah menghidupkan kembali program nasional pembinaan ideologi Pancasila sejak 2017. Namun, hingga 2021 ini, problem mendasar dari hal tersebut belum dituntaskan. Apakah itu? Yakni penguatan Pancasila setelah dihapusnya Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila atau P-4.

Mengapa hal ini patut dijadikan persoalan? Karena P-4 merupakan program ideologis yang mewariskan dampak, termasuk dampak negatif. Sayangnya, atas dampak negatif tersebut, jajaran pemerintahan Jokowi tidak memetakannya guna dicarikan solusi.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Bagikan
Memuat data..