logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniMenerka Metamorfosis Jamaah Islamiyah

Menerka Metamorfosis Jamaah Islamiyah

Pergeseran paradigma yang ditawarkan Kepala Densus dalam menangani Jamaah Islamiyah akan menjadi harapan hampa jika justru para elite bangsa ini menjadi pengkhianat Pancasila nomor wahid yang terus melakukan KKN.

Oleh NOOR HUDA ISMAIL
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RENY SRI AYU

Polisi mengecek rumah yang menjadi lokasi penggerebekan di Perumahan Villa Mutiara, Makassar, Rabu (6/1/2021). Dua anggota JAD ditembak mati oleh Densus 88 dalam penggerebekan ini.

Densus 88 panen besar pada Desember lalu. Pasalnya, 23 terduga teroris, termasuk pentolan Jamaah Islamiyah, Zulkarnaen alias Arif Sunarso dan Taufik Buluga alias Upik Lawangga, dibekuk sebelum mereka melakukan aksi.

Setelah hampir tiga dekade kemunculannya, inikah lonceng kematian bagi Jamaah Islamiyah (JI), sebuah organisasi lokal berjejaring global ini? Apakah pendekatan keamanan seperti penangkapan, pengadilan, dan penjara memadai menghadapi kecanggihan gerak anggota JI yang mampu berbaur di masyarakat dengan baik ini? Perlukah pergeseran paradigma melihat kelompok JI?

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Memuat data..