logo Kompas.id
OpiniTajuk RencanaIroni Demokrasi Amerika

Ironi Demokrasi Amerika

Joe Biden menganggap serbuan massa pendukung Trump itu sebagai bentuk pemberontakan. Para pendukung fanatik Trump memang berupaya menghentikan sidang Senat yang ingin mengesahkan pasangan Joe Biden-Kamala Harris.

Oleh REDAKSI
· 1 menit baca
Memuat data...
AP / ANDREW HARNIK

Orang-orang berlindung di ruang sidang DPR ketika pengunjuk rasa mencoba masuk ke ruang DPR di Gedung Capitol, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Wartawan BBC, Nick Bryant, yang berada di dalam gedung itu mencuit, ”Saya mulai meliput di Washington sejak tahun 1990-an. Tak pernah melihat yang seperti ini. Ini tragis.”

Berbagai kalangan di dunia terperangah atas aksi kerusuhan para pendukung Donald Trump, yang gagal terpilih kembali dalam pemilihan presiden November lalu.

Kerusuhan pada Rabu (6/1/2021) di Gedung Capitol Hill, Washington DC, benar-benar memberikan tamparan keras terhadap citra Amerika Serikat sebagai kampiun demokrasi. Tidak sedikit orang menggeleng-gelengkan kepala tentang agresivitas pendukung Trump, yang tiba-tiba menyerbu Gedung Capitol, menghentikan sidang Senat untuk pengesahan kemenangan pasangan Joe Biden-Kamala Harris dari Partai Demokrat.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Haryo Damardono
Memuat data..