logo Kompas.id
OpiniSurat PembacaMengangkat Perempuan

Mengangkat Perempuan

Di kota kecil saya yang menolak pandangan peserta bahwa gadis-gadis pemakai rok mini sebagai remaja nakal, menuai hujatan dan umpatan. Penjelasan bahwa terpicunya gairah seksual karena persepsi, ditolak mentah-mentah.

Oleh Zainoel B Biran
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/BENNY D KOESTANTO

Puluhan anak perempuan mengenakan pakaian tari rejang dalam rangkaian perayaan Tumpek Uduh di pusat Kota Denpasar, Bali, Sabtu (21/2/2009). Dalam perayaan Tumpek Uduh atau biasa disebut Tumpek Pengatag dan Wariga, itu umat Hindu Bali memuja Dewa Sangkara, manifestasi Tuhan sebagai penguasa tumbuh-tumbuhan.

Berkaitan dengan Hari Ibu, Kompas menyajikan tulisan dan beragam informasi tentang kondisi perempuan di negeri kita. Banyak hal tragis menimpa kaum perempuan, termasuk perlakuan yang merendahkan, mencerminkan timpangnya hidup bermasyarakat.

Perempuan masih menjadi bahan olok-olok, sasaran pelampiasan syahwat, dan kerap dituduh sebagai penyebab laki-laki berperilaku buruk. Dari pemicu laki-laki berselingkuh, kawin lagi, bahkan hingga memerkosa.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Aristiarini
Bagikan
Memuat data..