logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniMeluruskan ”Green Economy”

Meluruskan ”Green Economy”

Kita perlu meluruskan kembali makna dan cara pandang prinsip berkelanjutan, terutama meluruskan pemahaman mengenai ”green economy” yang menjadi dasar pembangunan.

Oleh MARENDA ISHAK S
· 1 menit baca

Menarik apa yang diucapkan Presiden Joko Widodo pada saat acara peninjauan Pusat Sumber Benih dan Persemaian di Bogor, Jawa Barat, 27 November lalu. Presiden berharap pusat perbenihan akan menanam tanaman yang memiliki fungsi ekonomi. Selanjutnya, pemerintah juga berencana untuk mengembangkan green economy.

Menarik karena kata green economy menjadi kata kunci, sekaligus menjadi dilema di tengah kontroversi terkait Undang-Undang Cipta Kerja. Menarik karena sejak dilahirkannya green economy pada tahun 1992 di Rio de Janeiro, Brasil, apa yang dilakukan pemerintah terdahulu dalam menafsirkan green economy tergantikan dengan adanya Undang-Undang Cipta Kerja.

Lalu manakah yang sebenarnya berpihak pada green economy: undang-undang terdahulukah atau sebaliknya Undang-Undang Cipta Kerja yang menjadi kebanggaan pemerintah saat ini?

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Memuat data..