OpiniArtikel OpiniPiramida Negara

Piramida Negara

Piramida negara merupakan sumber utama instabilitas geopolitik dan ekonomi global yang telah terjadi selama puluhan tahun dan akan terus berlangsung puluhan tahun ke depan sampai ada perubahan.

Oleh ABDURRAHMAN ARUM
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/BRENDAN SMIALOWSKI

Presiden China Xi Jinping menyambut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelum pertemuan bilateral di sela-sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, 28 Juni 2019.

Dalam sosiologi, masyarakat tersusun berkelas-kelas atau membentuk piramida. Kelas bagian atas adalah kelas elite, baik secara ekonomi, pendidikan, politik, maupun budaya. Strata sosial ini biasanya disebut dengan ”piramida sosial”.

Sama seperti piramida sosial, negara-negara di dunia secara ekonomi juga membentuk piramida yang disebut dengan ”piramida negara” atau pyramid of nations. Piramida negara lebih ekstrem daripada piramida sosial karena bersifat eksploitatif. Negara-negara yang berada di puncak piramida mengeksploitasi seluruh negara yang berada di bawahnya.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Memuat data..