logo Kompas.id
OpiniIntegrasi Ekonomi untuk...

Integrasi Ekonomi untuk Pemulihan

Sebanyak 61,6 persen ekspor Indonesia tertuju ke RCEP, dan 71,3 persen impor bersumber dari RCEP. Keikutsertaan di RCEP, menurut pemerintah, berpotensi meningkatkan pertumbuhan 0,05 persen per tahun antara 2021-2032.

Oleh
Redaksi
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/JzQxXdjU6rYUCbjO6wcU8d3ujso=/1024x695/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F11%2FWhatsApp-Image-2020-11-14-at-9.18.44-PM_1605366636.jpeg
BPMI SEKRETARIAT PRESIDEN

Dalam pidato secara virtual pada KTT Ke-15 Asia Timur (EAS), Sabtu (14/11/2020), Presiden Joko Widodo mengajak negara-negara EAS untuk membangun kepercayaan serta menjaga stabilitas keamanan kawasan. KTT EAS digelar dalam rangkaian dengan KTT ASEAN.

Presiden Jokowi mengajak ASEAN dan negara-negara mitra ASEAN memperkuat integrasi ekonomi guna mendorong pemulihan ekonomi pasca-pandemi di kedua pihak.

Salah satunya adalah lewat implementasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP). Implementasi RCEP ini diyakini bisa menjadi katalis pemulihan ekonomi dan stabilitas kawasan dan global (Kompas, 15/11).

Editor:
A Tomy Trinugroho
Bagikan