logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊGending Masa Depan Rahayu...
Iklan

Gending Masa Depan Rahayu Supanggah

Semasa sekolah, Rahayu Supanggah belum menyukai gamelan. Sampai suatu kali, tokoh sekelas Martopangrawit memuji permainannya. Mulailah ia termotivasi. Kelak, ia ikut menjadikan gamelan bicara di pentas internasional.

Oleh
Frans Sartono
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/UVEbYbDLhoJ8jpUfo74uUosADyc=/1024x1344/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2FMAS-XAR-PROFILE-2_1584084277.jpg
Kompas

Frans Sartono, Wartawan di Kompas Gramedia 1989-2019.

”Saya adalah orang Jawa yang sekarang, Jawa yang mengindonesia, Jawa yang mendunia. Kami membuat karya itu kontemporer,” kata Rahayu Supanggah dalam sebuah perbincangan.

Maestro karawitan itu meninggal di Solo, 10 November 2020, dalam usia 71 tahun. Supanggah ikut menjadikan gamelan diterima dan bicara di pentas internasional.

Editor:
Sri Rejeki
Bagikan