logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniJaminan Kehilangan Pekerjaan

Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Semua pihak menginginkan JKP menjadi solusi atas tantangan ketenagakerjaan. Para pihak terkait bertanggung jawab agar instrumen baru JKP ini bisa memperkuat sistem jaminan sosial yang telah ada melewati masa-masa sulit.

Oleh P AGUNG PAMBUDHI
· 1 menit baca
Memuat data...
KELVIN HIANUSA UNTUK KOMPAS

Wakil Sekretaris Jenderal IOE Roberto Soares (kiri) dan Direktur Eksekutif Apindo Agung Pambudhi (kanan), Jumat (9/12/2017), pada diskusi ketenagakerjaan, di Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), di Gedung Permata Kuningan, Jakara Pusat.

Persetujuan RUU Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020 mengenalkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan atau JKP sebagai instrumen baru perlindungan tenaga kerja. Dalam skema JKP, pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja berhak mendapatkan uang tunai, pelatihan kerja, dan akses informasi pasar tenaga kerja.

Diterapkannya instrumen yang dalam terminologi global disebut unemployment insurance (UI) ini menjadikan Indonesia meningkat kepatuhan (compliance)-nya dalam menjalankan Konvensi ILO Nomor 102 Tahun 1952 tentang Social Security (Minimum Standard) dan Konvensi ILO Nomor 168 Tahun 1988 tentang Employment Promotion and Protection against Unemployment.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Bagikan
Memuat data..