logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniIroni Impunitas di Negara Hukum

Ironi Impunitas di Negara Hukum

Kurang dari dua tahun ke depan kasus pembunuhan Munir akan memasuki daluwarsa. Suciwati kian gelisah saat Presiden Jokowi mengangkat dua mantan anggota Tim Mawar sebagai pejabat eselon I Kementerian Pertahanan.

Oleh USMAN HAMID
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wawan H Prabowo

Mural bergambar sosok pejuang hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib menghiasi tiang penyangga jalan layang transjakarta di Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

”Aku sudah deg-degan dengan kasus ini daluwarsa,” kata istri Munir, Suciwati, saat memperingati 16 tahun kasus Munir awal September.

Selain proses hukum kasus Munir terlihat telah berhenti, ia gelisah karena beberapa praktisi hukum menyampaikan kepadanya bahwa kewenangan negara untuk menuntut pidana kepada pelaku peracunan suaminya menjadi terhapus setelah lewat dari 18 tahun. Ini persis seperti kasus pembunuhan jurnalis Udin yang dianggap daluwarsa pada 2014.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Bagikan
Memuat data..