logo Kompas.id
Opini”Food Estate”, Pertanian Kecil...

”Food Estate”, Pertanian Kecil dan Ketahanan Nasional

Untuk memperkokoh ketahanan pangan, orientasi meminggirkan pertanian dan petani harus diubah. Pertanian dan petani harus ditempatkan sebagai persoalan bangsa, seperti pesan Presiden Soekarno di kampus IPB tahun 1952.

Oleh
Khudori
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/fRtpf--7-f2gPpqzH0Ai3a4OQYY=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2F20200709IDO_Presiden_Food_Estate3_1594300377.jpg
KOMPAS/DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO

Presiden Joko Widodo memantau langsung lokasi program lumbung pangan nasional di Desa Bentuk Jaya,Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).

Diskusi ihwal langkah pemerintah mengembangkan food estate masih ramai. Pokok diskusi mengerucut pada dua hal. Pertama, langkah Presiden Jokowi menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai leading sector pengembangan food estate.

Pokok pertanyaan: mengapa bukan Menteri Pertanian? Bahkan ada yang mengaitkan ini dengan masalah politik. Bagi saya, isu leading sector bukan soal utama. Bukankah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertindak sebagai leading produksi di food estate? Di luar itu, Mentan SYL juga tengah bergulat dengan hal yang mirip: mengembangkan lahan rawa.

Editor:
yohaneskrisnawan
Bagikan