logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniTantangan Perguruan Tinggi: Untuk Apa Bayar Mahal jika Hanya Daring?

Tantangan Perguruan Tinggi: Untuk Apa Bayar Mahal jika Hanya Daring?

Pembelajaran daring di perguruan tinggi akan bermakna dan berdampak apabila PT tak hanya mengadopsi atau mengadaptasi teknologi digital, tetapi juga mampu mengonversi esensi ”academic community” ke media virtual.

Oleh Mangadar Situmorang
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Riza Fathoni

Dua mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta memproduksi konten tutorial cara membuat pelindung wajah sebagai bagian dari program kuliah kerja nyata (KKN) di saung warga di Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu (11/7/2020). Pihak kampus menyesuaikan kondisi momentum KKN di tengah masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan melaksanakannya di lokasi domisili mahasiswa.

Pertanyaan ini pantas untuk ditanggapi. Pertanyaan semacam itu tak hanya dikemukakan oleh mahasiswa yang sedang kuliah, tetapi juga para calon mahasiswa, orangtua, dan masyarakat umum.

Pertanyaan itu ditujukan tidak pula hanya pada pendidikan tinggi (PT), tetapi setiap tingkat pendidikan yang ada. Maka, tidak pelak lagi, PT di Indonesia harus mampu menjawabnya.

Editor: Yohanes Krisnawan
Bagikan
Memuat data..