logo Kompas.id
OpiniTajuk RencanaPemilu untuk Legitimasi Posisi Assad

Pemilu untuk Legitimasi Posisi Assad

Suriah kembali menggelar pemilu di tengah perang saudara. Seperti sebelumnya, pemilu ini dihelat hanya untuk melanggengkan kekuasaan Bashar al-Assad.

Oleh Editor
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP PHOTO / SYRIAN PRESIDENCY FACEBOOK PAGE

Presiden Suriah Bashar al-Assad (kiri) dan istrinya, Asma, mengikuti pemungutan suara pemilu parlemen Suriah di sebuah tempat pemungutan suara (TPS) di Damaskus, Suriah, Minggu (19/7/2020), dalam foto yang dirilis di halaman Facebook Kepresidenan Suriah.

Suriah kembali menggelar pemilu di tengah perang saudara. Seperti sebelumnya, pemilu ini dihelat hanya untuk melanggengkan kekuasaan Bashar al-Assad.

Pemilu tersebut digelar, Minggu (19/7/2020), untuk memilih 250 anggota parlemen. Meski disebut sebagai pemilu, jangan membayangkan hajat politik itu digelar seperti umumnya di negara demokrasi. Ada 1.658 kandidat yang disetujui pemerintah untuk memperebutkan 250 kursi Majelis Rakyat. Dari 250 kursi, sebanyak 167 kursi ditetapkan sebagai jatah partai yang berkuasa, Partai Baath Sosialis Arab, yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad. Artinya, partai Assad mendapat posisi mayoritas yang solid di parlemen. Komite Peradilan Tinggi untuk Pemilu, penyelenggara pemilu, menyiapkan lebih dari 7.400 tempat pemungutan suara. Namun, tidak diumumkan berapa jumlah pemilih yang berhak memilih.

Editor: Kompas Cetak
Bagikan
Memuat data..