logo Kompas.id
Opini”Ekonomi Minim Kontak”
Iklan

”Ekonomi Minim Kontak”

Kita memang harus berdamai dengan Covid-19. Tak mungkin terus menghindar atau bersembunyi dari virus korona sebab mereka sudah ada di sekitar kita. Kegiatan ekonomi tetap bisa dilakukan dengan meminimalkan kontak fisik.

Oleh
Bambang PS Brodjonegoro
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/qoCo5it0m8YgAkT8DBERyVKSb9s=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F851e0226-c862-430f-8574-c5dbce7593b2_jpg.jpg
Kompas

Suasana di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang baru dibuka kembali, Minggu (21/6/2020), setelah ditutup pada Kamis (18/6/2020) seusai 14 pedagang positif Covid-19. Sebagai langkah antisipasi terhadap Covid-19, pengelola pasar menerapkan protokol kesehatan. Waktu berdagang pun diatur dengan sistem ganjil-genap.

Pandemi Covid-19 membawa dampak ekonomi yang menyesakkan buat Indonesia. Berbagai kebijakan yang belum ada presedennya di republik ini, seperti bekerja dari rumah, jaga jarak, pembatasan sosial terbatas, dan pembatasan sosial berskala besar yang sudah berlangsung tiga bulan, membuat perekonomian goyah.

Penyebabnya, aktivitas ekonomi yang melibatkan banyak tenaga kerja relatif berhenti. Tidak terkecuali di sektor informal. Banyak kegiatan ekonomi yang memerlukan kehadiran fisik menjadi tidak berjalan sehingga sebagian masyarakat kehilangan pendapatan.

Editor:
yohaneskrisnawan
Bagikan