logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniVaksin: Komersial atau Sosial?

Vaksin: Komersial atau Sosial?

Kalbe (Indonesia) dan Genexine (Korsel) merencanakan uji klinik atas vaksin GX-19 berbasis DNA. Pengembangan vaksin ini tentu tidak didasarkan pada perhitungan komersial.

Oleh Hari Kusnanto
· 1 menit baca
Memuat data...
ANP/AFP/KOEN VAN WEEL

Seorang peneliti bekerja di laboratorium UMC Amsterdam, di Amsterdam, Belanda, pada 28 Mei 2020. - Tim Griffioen sedang mengembangkan vaksin melawan penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh coronavirus novel.

Penemu vaksin cacar, Edward Jenner, dengan susah payah mendapat pengakuan atas keberhasilannya. Berkat penemuan itu, penyakit cacar dapat diusir dari muka bumi setelah hampir 180 tahun. Negara berkembang memperoleh donasi vaksin cacar dari negara-negara maju, termasuk pihak-pihak yang berseberangan akibat Perang Dingin, tetapi bahu-membahu mendukung program eradikasi cacar sejak 1967 sampai 1977.

Albert Calmette dan Camille Guerrin yang bekerja di Institut Pasteur, Perancis, berhasil menjinakkan bakteri tuberkulosis yang berasal dari sapi untuk dijadikan vaksin, dinamakan BCG. Vaksin ini berhasil mencegah infeksi tuberkulosis pada manusia.

Editor: Yohanes Krisnawan
Bagikan
Memuat data..