logo Kompas.id
OpiniKolomKawan Lama

Kawan Lama

Di tengah krisis akibat pandemi Covid-19, kepedulian sosial, kepedulian kepada sesama, sangat dibutuhkan. Kita harus berpikir, bersikap, berkata, dan berbuat menurut prinsip solidaritas, sesuai dengan kemampuan kita.

Oleh Trias Kuncahyono
· 1 menit baca
Memuat data...
INDRO UNTUK KOMPAS

Trias Kuncahyono, Wartawan Kompas 1988-2018

Kami berkawan sejak masih sama-sama sekolah di taman kanak-kanak. Itu artinya, perkawanan kami sudah lebih dari setengah abad. Kami tinggal di desa. Karena itu, taman kanak-kanaknya pun model desa zaman dulu. Tidak sehebat sekarang ini, baik gedung maupun peralatan sekolahnya, tentu. Dinding gedung sekolah dari bambu, gedek. Murid-murid tidak berseragam, pun pula tidak bersepatu. Kami masih ingat ibu guru kami: Ibu Bariyah.

Kenangan lebih dari setengah abad itu, hingga kini masih melekat dalam batin dan hati kami berdua. Sehabis sekolah kami selalu makan bersama, di rumahnya yang hanya terletak sekitar 10 meter dari pagar sekolahan. Kalau mengenang masa lalu, kami selalu tertawa, senang. Meskipun, menurut Jalaluddin Rumi (1207-1273), salah seorang sufi yang begitu kondang, “Hari kemarin telah berlalu, dan ceritanya sudah diceritakan. Hari ini benih-benih baru tumbuh.” Tetapi, toh tetap menyenangkan merawat benih-benih baru sambil mengingat hari kemarin.

Editor: prasetyoeko
Bagikan
Memuat data..