logo Kompas.id
Opini”Regulatory Sandbox” Solusi...
Iklan

”Regulatory Sandbox” Solusi Lembah Kematian Inovasi

Keberhasilan unit alih teknologi di negara maju didukung oleh perangkat legal ”Regulatory Sandbox” yang memberikan ruang gerak yang luas dalam melakukan proses inovasi.

Oleh
Satryo Soemantri Brodjonegoro
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/E2nsJHl3bM8vQ-xIO1eOzMhhxYU=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F04%2Fantarafoto-inovasi-ventilator-070420-ma-2_1586249516.jpg
ANTARA/MOCH ASIM

Tim peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menguji coba mesin pompa udara (ventilator) di Gedung Pusat Robotika ITS, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/4/2020). ITS mengembangkan inovasi mesin pompa udara (simple and low-cost mechanical ventilator) untuk membantu perawatan pasien terinfeksi Covid-19 sekaligus mengatasi kelangkaan ventilator di rumah sakit di Indonesia.

Daya saing sebuah negara sangat bergantung pada kemampuan menciptakan produk yang menguasai pasar global. Penciptaan produk tersebut diawali dengan kegiatan riset yang intensif sampai adanya prototipe. Prototipe tersebut harus dikembangkan lebih lanjut agar menjadi produk unggulan global, di mana tidak hanya aspek teknis produk yang perlu diperhatikan, tetapi juga aspek komersial dan proses produksi massal sehingga nilai tambahnya tinggi.

Negara maju memiliki daya saing global karena tingginya nilai tambah produk yang dipasarkan global. Hal tersebut terjadi karena kemampuan mereka untuk menghasilkan produk unggulan (inovasi) yang berasal dari hasil riset yang menghasilkan terobosan (invensi). Proses perwujudan invensi menjadi inovasi tidaklah mudah, tidak sekadar memproduksi prototipe menjadi produk komersial.

Editor:
yohaneskrisnawan
Bagikan