logo Kompas.id
OpiniCara Agama Melawan Wabah
Iklan

Cara Agama Melawan Wabah

Dari perspektif agama, tugas utama kita antara lain mengikuti seluruh kebijakan, protokol, dan juga imbauan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Ini penting dilakukan sebagai ikhtiar lahiriah.

Oleh
A Helmy Faishal Zaini
· 5 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/uxK285kfcVq61ZduDYFU4RYiXLk=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2Ff7b5bba7-b05a-4071-8933-37aa6e13ef8a_jpeg.jpg
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Majelis Ulama Indonesia mengimbau agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi serangan virus korona jenis baru penyebab penyakit Covid-19 di Jakarta, Selasa (3/3/2020). MUI mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, untuk mendekatkan diri pada Allah dan berdoa untuk menangkal turunnya malapetaka.

Hari Kamis (9/4/2020), pengurus dan warga Nahdlatul Ulama sedunia menyelenggarakan acara bertajuk ”Doa Bersama dan Pertaubatan Global Bersatu Melawan Korona”. Acara ini dilangsungkan secara daring dan diikuti oleh ulama, kiai, serta semua warga NU di seluruh penjuru dunia.

Mengapa acara ini dilakukan? Saya akan mencoba menjelaskan alasan yang melatarbelakangi acara tersebut dengan pendekatan kaidah fikih yang sekaligus dielaborasi dengan pendekatan tasawuf. Dua pendekatan ini penting ditempuh dengan harapan akan tergambar secara komprehensif  ”cara kerja agama” dalam memerangi virus korona.

Editor:
yohaneskrisnawan
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000