logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊKesinambungan Pikir, Rasa, ...
Iklan

Kesinambungan Pikir, Rasa, dan Perbuatan dalam Pendidikan

Institusi pendidikan tak akan bisa menyelesaikan semua permasalahan di masyarakat.  Namun, sekolah dan perguruan tinggi punya peran sangat strategis untuk mencapai tujuan pendidikan yang peduli pada masa depan bersama.

Oleh
Anita Lie
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/coPGyB7yPlcBzTtvo5iJUHyBDwo=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F04%2F20190414_GANGGUAN-JIWA_B_web_1555235736.jpg

Orang dengan gangguan jiwa dalam perawatan di panti rehabilitasi disabilitas mental Yayasan Jamrud Biru, Jalan Mustikasari Gang Asem Sari II RT 03/04 Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/4/2019). Tekanan hidup yang tinggi pada masyarakat urban terkadang memicu stres dan mengganggu kesehatan jiwa. Stigma masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa menghambat akses pada layanan kesehatan jiwa. Padahal, dengan perawatan tepat, orang dengan gangguan jiwa bisa beraktivitas seperti biasa.

Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar 2013, sekitar 6 persen atau 14 juta manusia Indonesia usia 15 tahun ke atas menderita gangguan mental- emosional.

Editor:
yohaneskrisnawan
Bagikan