logo Kompas.id
OpiniTubuh Traumatik Perbatasan

Tubuh Traumatik Perbatasan

Ketika terjadi referendum di Timor Timur tahun 1999, ayah Feliciana memilih menjadi WNI. Sementara Feliciana menjadi warga negara Timor Leste. Sampai sekarang banyak saudara yang hidup terpisah.

Oleh
Putu Fajar Arcana
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/R9tzMLC2mKEzHejy98_-mB3Riu0=/1024x1024/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F08%2F20190806iam-CAN-drawing_1565107548.jpg
Kompas

Putu Fajar Arcana, wartawan Kompas

Feliciana Soares memukul-mukul dadanya. Suaranya terdengar parau ketika menembangkan ratapan dalam bahasa Tetun Terik.

Sesekali bahkan suara itu menghilang, yang terdengar kemudian isakan yang berlarat-larat seolah memukul sunyi di sekitarnya. Tak ada yang menjawab, kecuali entakan suara tihar yang dipukul lima gadis lainnya.

Editor:
Sri Rejeki
Bagikan