logo Kompas.id
OpiniTajuk RencanaMomentum Energi Terbarukan

Momentum Energi Terbarukan

Rencana pemerintah melanjutkan gasifikasi batubara sepertinya kurang sejalan dengan momentum besar dunia yang mulai beralih ke energi terbarukan.

· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SUCIPTO

Warga Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sedang mengecek kondisi panel surya berkapasitas 42 kilowatt-peak (kWp), Sabtu (23/11/2019). Sejak pembangkit tenaga surya hadir, warga desa mampu menikmati listrik 24 jam.

Oleh karena itu, membaca berita di harian ini, Senin (10/2/2020) kemarin, tentang teknologi energi, kita bertanya-tanya. Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, pandangan yang menilai gasifikasi batubara tidak ekonomis kini disanggah dengan fakta bahwa kemajuan teknologi telah membuat energi terbarukan semakin murah. Sebagai contoh, energi surya yang semula 10 sen dollar AS per kilowatt jam (kWh) kini sudah ditawarkan 4 sampai 5 sen dollar AS per kWh. Hal ini perkirakan juga berlaku untuk gasifikasi batubara, proses yang mengubah batubara menjadi gas yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan penerangan dan transportasi.

Ketika mewacanakan jenis energi yang masih berbasis energi fosil ini, berita yang sama juga mengangkat terus meningkatnya pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan di berbagai penjuru dunia. Menurut Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform Fabby Tumiwa, gerakan menuju pengembangan (pemanfaatan) energi terbarukan terutama dilatarbelakangi menguatnya isu perubahan iklim, juga untuk mendapatkan lingkungan yang lebih bersih dan bebas polusi dari pembakaran energi fosil.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor:
Bagikan
Memuat data..