logo Kompas.id
OpiniKolomRetakan Tatanan

Retakan Tatanan

Untuk keluar dari kekacauan tatanan sosial-moral, demokrasi harus melakukan koreksi diri. Kebebasan alamiah ditransformasikan menjadi kebebasan sipil, dengan menjunjung tinggi kebajikan kewargaan berlandaskan Pancasila.

Oleh YUDI LATIF
· 1 menit baca
Memuat data...
NUT

YUDI LATIF

Ledakan radikalisme dan kemunculan kerajaan jadi-jadian harus dilihat sebagai erupsi permukaan dari magma pergolakan tatanan sosial dan moral publik. Sejarah Nusantara bertubi-tubi menunjukkan, manakala pusat kuasa sebagai pusat teladan gagal menghadirkan tertib sosial dan tertib moral, pelbagai kerusuhan dan daya tarik ”ratu adil” merebak di berbagai wilayah pinggiran.

Sebagai iktibar, setelah sistem tanam paksa menyengsarakan rakyat, sedangkan perlawanan lewat Perang Jawa dan Sumatera dapat ditumpas, lantas aristokrasi pribumi disubordinasikan pada kekuasaan kolonial, rakyat menderita hidup tanpa pertolongan dan panduan kepemimpinan.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor:
Bagikan
Memuat data..