logo Kompas.id
OpiniMengembangkan Praksis...

Mengembangkan Praksis Masyarakat "Gus Dur"

Di antara yang sangat diperhatikan dan dijalani Gus Dur adalah pengembangan atau pemberdayaan masyarakat. Gus Dur tokoh pembela kaum minoritas yang teraniaya, bukan sekadar mengembangkan menyebarkan pemberdayaan.

Oleh
Abd A’la
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/uU39_VlKBLsb0IUZ4J1giRP4ios=/1024x681/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F12%2Fkompas_tark_22308225_8_1.jpeg
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO

Warga membawa potret presiden keempat Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, atau yang akrab dipanggil Gus Dur di Jalan Gerbang Pemuda Senayan, Jakarta, Minggu (13/3/2016). Sosok Gus Dur sebagai pemimpin yang membela kaum terpinggirkan hingga kini masih menginspirasi dan begitu dirindukan oleh orang banyak dari berbagai kalangan.

KH Abdurrahman Wahid yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur adalah sosok tokoh yang sangat dicintai, bukan hanya oleh rakyat Indonesia, melainkan juga oleh para tokoh dan masyarakat dunia.

Kalau ada orang dan kelompok yang tidak mencintai, apalagi sampai membencinya, pastilah mereka itu adalah orang atau kelompok yang memiliki kepentingan sempit, penganut sektarianisme, atau memang pendengki.

Editor:
yohaneskrisnawan
Bagikan