logo Kompas.id
โ€บ
Opiniโ€บAgamamu Apa?
Iklan

Agamamu Apa?

Saat pertama kali istilah ini muncul di media sosial beberapa tahun lalu, jagat netizen Indonesia menertawakannya karena menganggap ini adalah pertanyaan yang absurd.

Oleh
Alissa Wahid
ยท 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/I_tAeautnjRQ05dSbXNW8NVOTBM=/1024x1753/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F12%2F20191130-Ilustrasi-udar-rasa-13_web_85379340_1575112468.jpg

Pertanyaan ini terasa absurd karena sebelumnya sebagian besar masyarakat Indonesia tidak pernah menggunakan ukuran ini dalam kehidupan keseharian yang tidak terkait dengan ibadah pokok. Kebersamaan sebagai sesama warga bangsa Indonesia dianggap cukup untuk menjembatani dan mengelola keberagaman.

Tetapi, akhir-akhir ini, pertanyaan tersebut mengalami normalisasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia semakin sering terlontar. Tidak hanya di media sosial, pertanyaan โ€agamamu apa?โ€ menjadi gerbang penentuan pengambilan keputusan bagi semakin banyak orang dalam interaksi riil sehari-hari. Kisah-kisah bertebaran dari berbagai kejadian nyata.

Editor:
Bagikan