logo Kompas.id
OpiniMenyikapi Turbulensi Ekonomi
Iklan

Menyikapi Turbulensi Ekonomi

Potensi resesi global yang dipicu terutama oleh konflik dagang Amerika Serikat-China ini, menurut sejumlah ekonom dan lembaga, bisa lebih buruk dari Resesi Besar 2009 dan terburuk sejak Depresi Besar 1930-an.

Oleh
Sri Hartati Samhadi
· 5 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/D2uNhKp3MGfZ1bU6si3HOQ594GE=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F09%2FHONGKONG-PROTESTSECONOMY_82819137_1567866832.jpg
REUTERS/THOMAS PETER

Seorang perempuan menyeberang jalan di pusat bisnis Central, Hong Kong, China,22 Agustus 2019. Asia memiliki sejumlah faktor penguat yang bakal melindungi kawasan itu dari guncangan resesi.

Resesi ekonomi global yang kian mengancam jadi isu yang banyak disorot beberapa bulan terakhir. Potensi resesi global yang dipicu terutama oleh konflik dagang Amerika Serikat-China ini, menurut sejumlah ekonom dan lembaga, bisa lebih buruk dari Resesi Besar (Great Recession) 2009 dan terburuk sejak Depresi Besar (Great Depression) 1930-an.

Resesi ekonomi adalah kondisi di mana perekonomian terkontraksi (pertumbuhan minus) selama dua triwulan berturut-turut. Kondisi ekonomi global kini terus memburuk, dengan 90 persen dunia, menurut Dana Moneter Internasional (IMF) mengantisipasi perlambatan akan terjadi di perekonomian mereka. Situasi ini kontras dengan kondisi dua tahun lalu, di mana dua pertiga dunia mengalami akselerasi pertumbuhan.

Editor:
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000