logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniBenturan Politik Identitas

Benturan Politik Identitas

Setiap orang memiliki ragam identitas Bagi penganut ideologi universalisme individualitas kemanusiaan sebagai identitas primermengingat setiap orang terlahir sebagai anak manusia human being sementara identitas lain bersifat sekunder Berikutnya adalah identitas etnis mengingat setiap

Oleh Komaruddin Hidayat
· 1 menit baca

Setiap orang memiliki ragam identitas. Bagi penganut ideologi universalisme , individualitas kemanusiaan sebagai identitas primer—mengingat setiap orang terlahir sebagai anak manusia (human being), sementara identitas lain bersifat sekunder. Berikutnya adalah identitas etnis, mengingat setiap anak terlahir sebagai anak kandung biologis dan etnis tanpa bisa memilih sehingga kenyataan ini sering disebut identitas primordial.

Mengutip Francis Fukuyama dalam Identity (2018), imperialisme, industrialisasi, dan modernisasi pada urutannya mendorong lahirnya identitas dan ideologi nasionalisme akibat dari agresivitas kapitalisme global yang telah menciptakan negara kaya dan miskin. Nasionalisme bangkit untuk melindungi identitas dan kepentingan lokal yang diikat oleh kesamaan etnis, wilayah, dan tradisi.

Dalam konteks Indonesia, secara historis-dialektis, Belanda memiliki saham dalam kebangkitan ideologi dan identitas nasionalisme yang telah mendorong terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Editor:
Bagikan
Memuat data..