logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniKampanye Memundurkan Adab

Kampanye Memundurkan Adab

Menghina berbeda dengan mengritik karena keduanya berbeda asal-muasalnya Yang pertama lahir dari kebencian dan kecongkakan yang kedua merekah ketika orang menemukan perspektif yang lain dan mengatakannya Benci dan congkak adalah dua keadaan afektif manusia kondisi jagat perasaan insani yang dap

Oleh Limas Sutanto
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Spanduk ajakan Pilpres Damai dipasang di Jalan Ambengan , Surabaya, Jumat (28/12/2018). Sejumlah ajakan untuk tetap menjaga persaudaraan antar warga negara terus dilakukan sejumlah pihak dalam Pilpre 2019.

Menghina berbeda dengan mengritik karena keduanya berbeda asal-muasalnya. Yang pertama lahir dari kebencian dan kecongkakan, yang kedua merekah ketika orang menemukan perspektif yang lain dan mengatakannya. Benci dan congkak adalah dua keadaan afektif manusia, kondisi jagat perasaan insani, yang dapat menandas seiring dengan dominannya penggunaan perspektif tunggal yang menyesaki dirinya.

Kedua keadaan perasaan itu dapat dikelola. Riset psikoanalitik, antara lain oleh Fonagy dan kawan-kawan, menunjukkan bahwa pengelolaan perasaan, agar tidak membanjir, berlebih, dan lepas kendali, dapat dilakukan secara mangkus dengan mentalisasi. Mentalisasi mencakup dua upaya yang mengandung kebajikan keadaban emosional.

Editor:
Bagikan
Memuat data..