logo Kompas.id
OpiniDiplomasi Desa

Diplomasi Desa

Oleh
Ivanovich Agusta
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA

Presiden Joko Widodo di antara peserta Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan 2018 dan pengaman presiden menjelang pembukaan acara Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan 2018 di kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (19/10/2018). Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan penggunaan Dana Desa harus tepat sasaran dan bermanfaat.

Desa menapaki kancah diplomasi ekonomi internasional sepanjang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali (8-14/10/2018). Isu memusat pada peran dana desa untuk pemerataan sosial, pencapaian pembangunan berkelanjutan, dan inovasi kolaborasi bisnis perdesaan.

Indonesia mengajukan kaidah bahwa pembangunan desa tidak melulu teknokratis, tetapi padat oleh nilai-nilai humanisme: menanggulangi kemiskinan, memeratakan manfaat, memajukan masyarakat. Menteri Desa Pembangunan Desa, Daerah Terpencil, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo mendudukkan ekonomi perdesaan sebagai landasan awal. Di ujung, dibidik cakrawala peningkatan kapasitas warga desa lewat ekosistem pendidikan dalam makna terluas.

Editor:
Bagikan